JK minta pemblokiran situs Islam ditinjau kembali

Wapres-Jusuf-Kalla-640x356

SURABAYANEWS.net – Wakil Presiden Indonesia, Jusuf Kalla akhirnya ngomong juga terkait kontroversi dengan pemblokiran 22 situs Islam yang diduga radikal. JK memerintahkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) agar meninjau kembali situs-situs yang dipersoalkan sebelum diblokir.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Kemenkominfo menerima permintaan pemblokiran dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) pada sejumlah situs yang dituding menyebarkan paham Islam radikal.

Ada empat kriteria situs yang wajib blokir salah satunya menurut versi Kemenkominfo karena tidak memakai domain Indonesia (.id). “Hari ini mereka (Kemenkominfo) akan periksa ulang, Saya tadi perintahkan Kominfo untuk periksa dengan teliti, jangan asal terima laporan lalu diblokir,” jelasnya.

JK meminta Kemenkominfo tidak bertindak ekstrimis otomatis namun mengutamakan ketelitian dalam menetapkan situs yang mengandung radikalisme. Yang bersangkutan pernah pula menghubungi Menkominfo Rudiantara agar tidak sembarangan dan lebih mengedepankan investigasi. “Kalau hanya karena ada nama ‘Islam’ lalu otomatis diblokir, tidak bisa begitu,” sambungnya.

Daftar situs Islam radikal yang diblokir Kemenkoninfo bertambah jumlahnya. Sebelumnya, hanya ada 19 situs yang “dibredel,” kini menjadi 22 website.

Situs-situs tersebut diblokir atas permintaan BNPT dan berikut daftarnya:
1.    arrahmah.com
2.    voa-islam.com
3.    ghur4ba.blogspot.com
4.    panjimas.com
5.    thoriquna.com
6.    dakwatuna.com
7.    kafilahmujahid.com
8.    an-najah.net
9.    muslimdaily.net
10.    hidayatullah.com
11.    salam-online.com
12.    aqlislamiccenter.com
13.    kiblat.net
14.    dakwahmedia.com
15.    muqawamah.com
16.    lasdipo.com
17.    gemaislam.com
18.    eramuslim.com
19.    Daulahislam.com
20.    shoutussalam.com
21.    azzammedia.com
22.    indonesiasupportislamicatate.blogspot.com