Kapolresta Kediri Himbau Pendaftar Calon Polri Harus Fokus ujian Dan Tes

Surabayanews.net

Jelang penutupan pendaftaran calon Kepolisian Republik Indonesia (Polri) 2017, Kapolres Kediri Kota, AKBP Anton Haryadi, SIK.MHmenghimbau untuk waspada adanya calo. Pasalnya, momentum pendaftaran calon Polri serentak ini biasanya selalu dimanfaatkan sejumlah oknum.

“Saya harap orang tua maupun calon Polri untuk tidak mudah percaya dengan rayuan sejumlah oknum dari pihak manapun dalam proses rekrutmen anggota kepolisian,” ujar Kapolres Kediri Kota, AKBP. Anton Haryadi, SIK.MH, didepan para calon Polri, Sabtu (15/4/2017).

Dia menambahakan, untuk para calon Polri yang mendaftar melalui Polres Kediri Kota agar tetap fokus pada ujian yang akan dilakukan beberapa waktu mendatang. “Saat ini yang penting fokus pada tes terlebih dahulu. Saya pastikan dalam proses rekrutmen ini tidak ada calo, semua dilakukan dengan transparan,” tegas orang nomor satu dijajaran Polres Kediri Kota.

Dalam pelaksanaan rekrutmen, Polri mengedepankan prinsip akuntabel, di mana proses seleksi sebagai suatu sistem tidak bergantung pada kebijakan pejabat. Bahkan proses dan hasilnya pun dapat dipertanggung jawabkan. “Prinsip humanis, di mana pendekatan pelayanan, pelakuan calon secara manusiawi, tidak diskriminatif dan berlaku adil,” lanjut AKBP Anton.

Pendaftaran calon Polri akan ditutup pada Minggu (16/4/2017) besok. Saat ini jumlah pendaftar sementara calon Polri yang sudah terverifikasi di Mapolres Kediri Kota mencapai 203 orang. Dengan rincian, pendaftar Bintara PTU sebanyak 155 orang, Bintara TI sebanyak 19 orang, Tamtama sebanyak 15 orang dan pendaftar Akpol sebanyak 14 orang.