Pemprov Jatim Siap Sambut Pilkada 2018

Surabayanews.net

Pemprov Jatim siap menyongsong Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) pada tahun 2018. Setidaknya ada 18 Kabupaten Kota yang akan menyelenggarakannya, ditambah 1 Pemilihan Gubernur (Pilgub).
Hal tersebut disampaikan oleh Wagub Jatim, Drs. H. Saifullah Yusuf saat menerima Perwakilan Komnasham di Ruang  Kerja Wagub Jatim, Jl. Pahlawan 110, Surabaya, Senin (7/8).
Dalam menyongsong pilkada 2018, berbagai persiapan dilakukan diantaranya penyediaan dana pilkadam koordinasi pemeliharaan keamanan dan ketertiban berdasarkan tingkat kerawanan (IKP), koordinasi kelancaran teknis penyelenggaraan Pilkada di masing0masing pemerintah daerah. “Selain itu juga dilakukan penyiapan daftar penduduk potensial pemilih pemilihan (DP4) dan meningkatkan partisipasi pemilih. Dan yang tidak kalah penting adalah menjaga netralitas ASN” jelasnya.
Gus Ipul sapaan akrab Wagub Jatim menuturkan, pilgub tahun 2018 di Jatim, akan diselenggarakan di 666 kecamatan dengan jumlah KPPS 479.557 KPPS. Menurut database, ada sektiar 32.408.738 pemilih yang tersebar di 68.511 TPS. “Terkait anggaran untuk  Pilkada, telah disetujui sebesar Rp. 1.070.830.350.439,- . Usulan anggaran hibah Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Tahun 2018 mengalami kenaikan sebesar Rp. 275.747.531.439,- dari anggaran hibah Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Tahun 2013 sebesar  Rp. 794.632.819.000,-,” ungkapnya.
Wagub Jatim mengatakan, anggaran ini merupakan tanggung jawab dari Pemprov Jatim. 
Dalam hal ini, pemprov memberikan dukungan baik penyediaan anggaran maupun administrasinya. Sedangkan seluruhnya yang terkait dengan pelaksanaan pemilihan gubernur maupun pemilihan kepala daerah serentak merupakan domain dari KPU.“Kalau sosialisasi domainnya KPU. Pemprov hanya menyediakan anggaran, itupun sudah dibahas antara Pemprov dan DPRD Jatim. Dengan KPU anggarannya sudah clear.” ujarnya.
Dijelaskan,  tahun 2018 akan dilaksanakan satu pemilihan gubernur dan 18 pemilihan bupati/walikota secara serentak di Jatim. Adapun 18 kabupaten/kota yang akan diadakan pemilihan serentak yakni Kab. Jombang, Kota Mojokerto, Kab. Bangkalan, Kab. Sampang, Kab. Pamekasan, Kab. Pasuruan, Kota Probolinggo, Kab. Probolinggo, Kab. Bondowoso, Kab. Lumajang, Kota Malang, Kota Kediri, Kab. Tulungagung, Kab. Nganjuk, Kab. Madiun, Kota Madiun, Kab. Magetan, Kab. Bojonegoro.
Selain itu, terdapat tujuh pejabat kepala daerah yang habis masa jabatannya yakni Kab. Bojonegoro, Kab. Bangkalan,Kab. Sampang, Kab. Pamekasan, Kab. Probolinggo, Kab. Tulungagung, Kab. Nganjuk. “Inilah beberapa kabupaten/kota yang masa jabatan bupati/walikota habis. Maka nanti akan ada tujuh pejabat kepala daerah,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikannya, ada delapan kabupaten/kota yang akan diisi Plt  antara lain Kab. Pasuruan, Kab. Lumajang, Kota Malang, Kab. Jombang,  Kota Mojokerto, Kota Probolinggo, Kota Kediri, dan Kota Madiun. “Plt tersebut diangkat untuk menggantikan bupati/walikota yang kemungkinan ikut mencalonkan kembali dalam pemilihan kepala daerah tahun depan,” jelasnya.
Usulkan TPS di Rumah Sakit    
Wagub Jatim akan mengusulkan adanya TPS di rumah sakit maupun di rumah sakit jiwa(RSJ). Tujuannya adalah terpenuhinya hak memilih bagi semua masyarakat yang memiliki  hak suara.

 

Apabila dikumpulkan, suara yang ada di rumah sakit sangat besar. Sebagai contoh di RSUD Dr. Soetomo, yang sanggup menampung 1000 pasien lebih. Bagi masyarakat yang di rawat di rumah sakit maupun Puskesmas, akan dilayani oleh TPS terdekat. Selain itu, untuk para tahanan dan Narapidana yang masih mempunyai hak pilih di Rutan dan Di LP, KPU menyediakan TPS reguler.net