Seks Aman Mengurangi Penularan Penyakit

seks-paling-aman-dan-nyaman-adalah-yang-dilakukan-dengan-cintaSURABAYANEWS.net – Seks yang aman adalah mengurangi resiko berbahaya yang mungkin terjadi saat atau setelah melakukan kegiatan seksual. Seks aman ditujukan untuk orang yang memiliki rasa sayang dan tanggung jawab serta peduli terhadap kenyamanan dan kesehatan diri sendiri dan pasangannya. Berikut beberapa pertanyaan umum tentang seks aman atau safe sex.

Bagaimana Cara Menguragi Resiko Terkena Penyakit Seksual?

Salah satu cara melakukan hubungan seks yang lebih aman adalah dengan hanya memiliki satu pasangan seksual yang tidak memiliki infeksi menular seksual. Namun ini juga tidak selalu aman, karena kita tidak tahu kapan kita atau pasangan kita berpotensi menularkan Penyakit Menular Seksual (PMS). bahkan PMS dapat menyebar tanpa kita sadari. Maka, alangkah baiknya jika Anda dan pasangan Anda secara teratur melakukan uji PMS, sehingga Anda tahu status masing-masing.

Tidak semua orang jujur mengenai status PMS mereka. Sekitar 1 dari 3 orang akan berbohong dan mengatakan mereka tidak memiliki PMS saat ditanya, meski mereka tahu mereka memilikinya. Jadi penting untuk menemukan cara lain mempraktekkan seks secara aman.
Menurut tingkat keamanannya kegiatan seks dapat dibedakan menjadi 3 yaitu:

1. Kegiatan seksual yang tidak menyebarkan PMS, meliputi:
•    onani atau masturbasi, menyentuh organ seksual diri sendiri untuk mencapai kenikmatan seksual
•    seks secara online atau ” cybersex “, menerima rangsangan dari media online
•    phone sex, membangkitkan gairah seksual lewat percakapan di telfon
•    berbagi fantasi, saling berbagi imajinasi tentang berhubungan seks.
2. Kegiatan seksual berisiko rendah PMS, meliputi:
•    berciuman
•    cumbuan, rangsangan manual dari satu sama lain
•    menggososkkan tubuh ke tubuh menggosok atau dry humping
•    oral seks (paling aman dengan kondom, Sheer Glyde atau pelindung lainnya)
•    menggunakan sex toys atau mainan seks, kebersihan sex toys harus diperhatikan sebelum memakainya
3. Kegiatan seksual risiko tertinggi PMS, meliputi:
•    Berhubungan seks penis-vagina
•    hubungan anal seks, atau seks lewat anus
Anda dapat menggunakan kondom saat hubungan seks vagina dan anus untuk membuatnya lebih aman. Tetapi untuk Anal seks sangat tidak saya sarankan, karena dapat menyebabkan berbagai dampak negatif yang tentu merugikan diri Anda.